Contoh Soal UKOM Rekam Medis dan Pembahasan Lengkap Sesuai Standar Nasional

soal UKOM Rekam Medis

Share This Post

Soal UKOM Rekam Medis – Uji Kompetensi (UKOM) Rekam Medis dan Informasi Kesehatan (RMIK) merupakan tahap penting bagi mahasiswa D3 maupun D4 bidang rekam medis sebelum mendapatkan sertifikat kompetensi.

Ujian ini bertujuan untuk mengukur kemampuan dalam pengelolaan data dan informasi kesehatan secara akurat, aman, serta sesuai dengan standar profesi dan etika.

Melalui artikel ini, kamu akan menemukan contoh soal UKOM Rekam Medis lengkap dengan pembahasan, kisi-kisi terbaru, serta tips agar bisa lulus uji kompetensi sesuai standar nasional.

Soal UKOM Rekam Medis

Baca Juga:Kumpulan Soal UKOM Analis Kesehatan 2025 Lengkap dengan Pembahasan Terbaru

Gambaran Umum UKOM Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

UKOM Rekam Medis diselenggarakan oleh Panitia Nasional Uji Kompetensi Mahasiswa Kesehatan (PNUK) di bawah koordinasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) serta organisasi profesi PORMIKI (Persatuan Profesional Perekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia).

Pelaksanaan ujian dilakukan secara Computer Based Test (CBT).

  • Jumlah soal: 100–150 soal pilihan ganda
  • Durasi ujian: 180 menit
  • Hasil: Kompeten (K) atau Belum Kompeten (BK)

Kisi-Kisi Materi UKOM Rekam Medis 2025

Kisi-kisi UKOM mengacu pada Standar Kompetensi Nasional Indonesia (SKNI) dan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) untuk bidang Rekam Medis dan Informasi Kesehatan. Materi yang diujikan mencakup:

  • Manajemen Rekam Medis dan Informasi Kesehatan (RMIK)
  • Kodefikasi Penyakit dan Tindakan (ICD-10 dan ICD-9-CM)
  • Statistik Kesehatan dan Pelaporan Rumah Sakit
  • Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS)
  • Etika dan Hukum Kesehatan
  • Kerahasiaan dan Keamanan Data Pasien (Confidentiality)
  • K3 dan Administrasi Kesehatan

Contoh Soal UKOM Rekam Medis dan Pembahasannya

Soal UKOM Rekam Medis

Berikut kumpulan soal UKOM Rekam Medis 2025 beserta pembahasannya yang disusun berdasarkan kisi-kisi resmi:

Soal 1 – Kodefikasi Diagnosa (ICD-10)

Pasien didiagnosis dengan Pneumonia akibat Streptococcus pneumoniae. Kode ICD-10 yang tepat adalah:
A. J18.9
B. J13
C. J15.9
D. J12.8

Jawaban: B
Pembahasan:Kode J13 digunakan untuk Pneumonia due to Streptococcus pneumoniae berdasarkan ICD-10 Vol. 1.

Soal 2 – Kodefikasi Tindakan (ICD-9-CM)

Tindakan yang dilakukan adalah Appendectomy (pengangkatan usus buntu). Kode ICD-9-CM yang sesuai adalah:
A. 47.09
B. 46.20
C. 47.0
D. 47.19

Jawaban: C
Pembahasan: Kode 47.0 mengacu pada Appendectomy, unspecified dalam ICD-9-CM Volume 3.

Soal 3 – Pengelolaan Rekam Medis

Rekam medis pasien rawat inap harus disimpan sekurang-kurangnya selama:
A. 2 tahun setelah pasien keluar
B. 5 tahun setelah pasien keluar
C. 10 tahun setelah pasien keluar
D. 25 tahun setelah pasien keluar

Jawaban: C
Pembahasan: Berdasarkan Permenkes No. 24 Tahun 2022, rekam medis pasien rawat inap disimpan minimal 10 tahun sejak pasien terakhir berobat.

Soal 4 – Etika dan Hukum Kesehatan

Seorang petugas rekam medis memberikan data pasien kepada pihak asuransi tanpa izin tertulis dari pasien. Hal ini melanggar prinsip:
A. Beneficence
B. Autonomy
C. Confidentiality
D. Justice

Jawaban: C
Pembahasan: Prinsip confidentiality menegaskan bahwa data pasien bersifat rahasia dan hanya boleh diakses dengan izin resmi pasien.

Soal 5 – Statistik Kesehatan Rumah Sakit

Jumlah pasien keluar hidup = 90, pasien keluar meninggal = 10, jumlah tempat tidur = 100, hari dalam bulan = 30.
Hitung Bed Occupancy Rate (BOR).

Jawaban:
Rumus BOR = (Jumlah Hari Perawatan / (Tempat Tidur × Hari)) × 100%
Misal jumlah hari perawatan = 2500 hari
BOR = (2500 / (100×30)) × 100% = 83,3%

Pembahasan: BOR ideal menurut Depkes RI adalah antara 60–85%.

Soal 6 – Sistem Informasi Rumah Sakit (SIMRS)

Fungsi utama SIMRS adalah:
A. Mengurangi biaya pelayanan medis
B. Menyimpan data pasien dalam bentuk manual
C. Mengintegrasikan data pelayanan dan manajemen rumah sakit
D. Meningkatkan kinerja dokter

Jawaban: C
Pembahasan: SIMRS berfungsi mengintegrasikan seluruh data layanan, manajemen, keuangan, dan rekam medis agar efisien dan akurat.

Soal 7 – K3 dan Keamanan Data

Jika komputer server penyimpanan rekam medis mengalami kebakaran, tindakan pertama petugas adalah:
A. Membuat laporan insiden ke kepala instalasi
B. Menyimpan rekam medis manual
C. Mematikan sumber listrik dan aktifkan sistem cadangan (backup)
D. Menyelamatkan arsip kertas terlebih dahulu

Jawaban: C
Pembahasan: Prinsip K3 dan manajemen risiko menekankan keselamatan sistem dan data melalui aktivasi data backup.

Soal 8 – Statistik Rumah Sakit (AKMS)

Berikut data bulan Januari: pasien masuk 1200, keluar hidup 1180, meninggal 20.
Hitung Gross Death Rate (GDR).

Rumus:
GDR = (Jumlah pasien meninggal / Jumlah pasien keluar) × 100%
GDR = (20 / 1200) × 100% = 1,67%

Pembahasan: Nilai GDR ideal menurut Depkes < 2,5%.

Soal 9 – Etika Profesi

Petugas rekam medis mengubah isi diagnosis dalam berkas rekam medis tanpa sepengetahuan dokter. Tindakan ini termasuk:
A. Kesalahan administratif
B. Pelanggaran etika profesi
C. Pelanggaran SOP
D. Kesalahan pengetikan

Jawaban: B
Pembahasan: Mengubah isi rekam medis tanpa izin dokter merupakan pelanggaran etika profesi dan dapat dikenakan sanksi disiplin.

Soal 10 – Pelaporan Kesehatan

Data laporan mingguan penyakit menular (W1) dikirim oleh fasilitas kesehatan kepada:
A. Dinas Sosial
B. Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota
C. RS Vertikal
D. Kementerian Dalam Negeri

Jawaban: B
Pembahasan: Berdasarkan sistem surveilans epidemiologi, laporan W1 dikirim ke Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota secara berjenjang.

Soal 11 – Kodefikasi Penyakit Ganda

Seorang pasien memiliki diagnosis utama Diabetes Mellitus dengan Ulkus Kaki. Kode ICD-10 yang benar adalah:
A. E11.9
B. E11.621
C. E10.9
D. E11.69

Jawaban: B
Pembahasan: Kode E11.621 digunakan untuk Type 2 diabetes mellitus with foot ulcer.

Soal 12 – Administrasi dan Legalitas Rekam Medis

Siapa yang memiliki rekam medis pasien?
A. Pasien
B. Dokter
C. Rumah sakit
D. Dinas Kesehatan

Jawaban: C
Pembahasan: Menurut Permenkes No. 24 Tahun 2022, rekam medis merupakan milik fasilitas pelayanan kesehatan, sedangkan isinya milik pasien.

Tips Efektif Lulus UKOM Rekam Medis

  1. Pelajari kisi-kisi resmi dari PNUK dan PORMIKI.
  2. Latih kemampuan koding ICD-10 dan ICD-9-CM setiap hari.
  3. Gunakan waktu 3 jam ujian dengan strategi: kerjakan soal mudah dahulu.
  4. Ikuti tryout atau simulasi CBT UKOM.
  5. Jaga kesehatan dan mental sebelum hari ujian.

Sumber Belajar dan Referensi Resmi

  • Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (2024)Panduan Uji Kompetensi Mahasiswa Bidang Kesehatan Nasional.
  • PORMIKI Indonesia (2024)Kisi-Kisi UKOM Rekam Medis dan Informasi Kesehatan.
  • Permenkes No. 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis.
  • *ICD-10 Volume 1 & 3 (WHO, 2019 Edition).
  • Depkes RI (2023)Pedoman Statistik Kesehatan Rumah Sakit dan Indikator Pelayanan.

Baca Juga:OSCE Singkatan dari Apa? Ini Penjelasan Lengkapnya!

Uji Kompetensi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan menilai kemampuan calon tenaga profesional dalam mengelola data kesehatan secara etis, akurat, dan sesuai regulasi.

Dengan memahami materi, latihan soal, serta pembahasan lengkap, kamu akan lebih siap menghadapi UKOM dan meraih hasil Kompeten.

Persiapkan diri sejak sekarang karena lulus UKOM bukan hanya tanda kelulusan akademik, tetapi juga bukti kompetensi profesional di bidang kesehatan.

Sumber Referensi

  • Depkes RI (2023). Pedoman Statistik Rumah Sakit dan Indikator Pelayanan.
  • Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (2024). Panduan Uji Kompetensi Mahasiswa Kesehatan Nasional.
  • PORMIKI Indonesia (2024). Kisi-Kisi Uji Kompetensi RMIK.
  • Permenkes RI No. 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis.
  • WHO (2019). International Classification of Diseases (ICD-10) Vol. 1 & 3.

Program Value Jadi NAKES 2025

“APK Bimbel UKOM Mahasiswa Kesehatan 2025 Belajar & Berlatih Memakai Metode Cepat”

slider jadi nakes
Slider_JadiNAKES (1)
previous arrow
next arrow

📋 Cara Membeli dengan Mudah:

  1. Unduh Aplikasi JadiASN: Temukan aplikasi JadiASN di Play Store atau App Store, atau akses langsung melalui website.
  2. Masuk ke Akun Anda: Login ke akun JadiNAKES Anda melalui aplikasi atau situs web.
  3. Pilih Paket yang Cocok: Dalam menu “Beli”, pilih paket bimbingan yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Pastikan untuk melihat detail setiap paket.
  4. Gunakan Kode Promo: Masukkan kode “BIMBELNAKES” untuk mendapat diskon spesial sesuai poster promo
  5. Gunakan Kode Afiliasi: Jika Anda memiliki kode “RES128”, masukkan untuk diskon tambahan.
  6. Selesaikan Pembayaran: Pilih metode pembayaran dan selesaikan transaksi dengan aman.
  7. Aktivasi Cepat: Paket Anda akan aktif dalam waktu singkat setelah pembayaran berhasil.

Ayoo Download Aplikasi JadiAsn karena banyak sekali yang bisa kamu dapatkan agar kalian CEPAT TERLATIH dengan Soal soal NAKES 2025!!!

  • Dapatkan ribuan soal CPNS 2025 dengan pembahasan yang mudah dipahami, berupa video dan teks
  • Live Class Gratis (Berlajar Bareng lewat Zoom)
  • Materi-materi NAKES 2025
  • Ratusan Latsol NAKES 2025
  • Puluhan paket Simulasi NAKES 2025
  • dan masih banyak lagi yang lainnya

Subscribe To Our Newsletter

Get updates and learn from the best

More To Explore

Jenis Jenis Buta Warna
Uncategorized

Jenis Jenis Buta Warna pada Pasien Nakes Wajib Tahu!

.wp-block-paragraph { line-height: 1.5 !important; margin-bottom: 1em !important; } .wp-block-heading { line-height: 1.5 !important; margin-top: 1.5em !important; margin-bottom: 0.75em !important; } ul, ol { line-height:

Do You Want To Boost Your Business?

drop us a line and keep in touch