Rumus Kebutuhan Cairan 8 Jam Pertama : Panduan Lengkap untuk Perawat dan Mahasiswa Keperawatan

Rumus Kebutuhan Cairan 8 Jam Pertama

Share This Post

Rumus Kebutuhan Cairan 8 Jam Pertama – Pemenuhan kebutuhan cairan pada pasien, terutama pada kasus luka bakar berat, merupakan langkah krusial dalam penatalaksanaan awal di ruang gawat darurat maupun ICU.

Salah satu pendekatan yang digunakan secara luas adalah Parkland Formula, yang membantu tenaga kesehatan menentukan jumlah cairan resusitasi yang dibutuhkan dalam 24 jam pertama, dengan penekanan khusus pada 8 jam pertama setelah terjadinya luka bakar.

Rumus Kebutuhan Cairan 8 Jam Pertama

Pengertian Kebutuhan Cairan 8 Jam Pertama

Kebutuhan cairan 8 jam pertama adalah jumlah cairan intravena yang diberikan pada pasien dalam delapan jam awal setelah luka bakar terjadi.

Tujuan utamanya adalah untuk mencegah hipovolemia, menjaga perfusi jaringan yang adekuat, dan menstabilkan kondisi hemodinamik pasien.

Perhitungan ini sangat penting karena sebagian besar kehilangan cairan dan elektrolit akibat luka bakar terjadi pada fase awal cedera.

Baca Juga:Contoh Soal UKOM Apoteker Terbaru 2025 dan Pembahasannya Lengkap

Rumus Parkland Formula

Rumus yang digunakan secara internasional adalah Parkland Formula, yang dikembangkan oleh Baxter dan Shires pada tahun 1968 di Parkland Memorial Hospital, Amerika Serikat.

Rumus: Kebutuhan Cairan 24 jam=4 mL×Berat Badan (kg)×%Luas Luka BakarKebutuhan\ Cairan\ 24\ jam = 4 \text{ mL} \times Berat\ Badan\ (kg) \times \% Luas\ Luka\ BakarKebutuhan Cairan 24 jam=4 mL×Berat Badan (kg)×%Luas Luka Bakar

Dari total cairan 24 jam tersebut:

  • ½ bagian diberikan dalam 8 jam pertama sejak waktu terjadinya luka bakar (bukan sejak tiba di rumah sakit).
  • ½ bagian sisanya diberikan dalam 16 jam berikutnya.

Contoh Perhitungan

Seorang pasien laki-laki dengan berat badan 60 kg mengalami luka bakar 30% luas permukaan tubuh (LPT).

Langkah perhitungan:

  1. Hitung total kebutuhan cairan 24 jam: 4×60×30=7200 mL4 \times 60 \times 30 = 7200\ \text{mL}4×60×30=7200 mL
  2. Kebutuhan cairan 8 jam pertama: ½×7200=3600 mL½ \times 7200 = 3600\ \text{mL}½×7200=3600 mL Jadi pasien harus menerima 3600 mL cairan Ringer Laktat dalam 8 jam pertama sejak luka bakar terjadi.
  3. Kebutuhan cairan 16 jam berikutnya: 3600 mL dalam 16 jam selanjutnya.3600\ \text{mL dalam 16 jam selanjutnya.}3600 mL dalam 16 jam selanjutnya.

Jenis Cairan yang Digunakan

Jenis cairan yang direkomendasikan untuk resusitasi awal luka bakar adalah Ringer Laktat (RL). Cairan ini dipilih karena komposisinya paling mendekati cairan ekstraseluler tubuh dan dapat membantu mengembalikan keseimbangan elektrolit.

Pemberian cairan koloid (seperti albumin) biasanya tidak dianjurkan dalam 8 jam pertama, karena kebocoran kapiler masih tinggi dan dapat memperburuk edema jaringan.

Rumus Kebutuhan Cairan 8 Jam Pertama

Pemantauan dan Evaluasi

Selama pemberian cairan resusitasi, perawat dan dokter wajib melakukan pemantauan ketat terhadap tanda vital dan output urin untuk menilai efektivitas terapi.

Beberapa parameter yang harus diperhatikan:

  • Tekanan darah dan nadi (menilai perfusi dan sirkulasi)
  • Produksi urin (target: 0,5–1 mL/kg/jam untuk dewasa)
  • Status mental pasien (menilai perfusi otak)
  • Turgor kulit dan pengisian kapiler

Jika output urin terlalu rendah, cairan dapat ditingkatkan 10–20%. Sebaliknya, jika output terlalu tinggi, volume dapat dikurangi secara bertahap.

Kesalahan yang Sering Terjadi

Beberapa kesalahan umum yang perlu dihindari:

  1. Menghitung waktu dari saat tiba di RS, bukan dari saat luka bakar terjadi.
  2. Memberikan cairan terlalu cepat, yang dapat menyebabkan edema paru.
  3. Tidak menyesuaikan cairan berdasarkan respon pasien.
  4. Menggunakan jenis cairan yang salah seperti NaCl 0,9% sebagai cairan utama resusitasi luka bakar.

Baca Juga:Kumpulan Soal UKOM Farmasi Terbaru 2025 dan Pembahasannya Lengkap

Rumus kebutuhan cairan 8 jam pertama sangat penting dalam tatalaksana pasien luka bakar untuk mencegah syok hipovolemik dan kegagalan organ.

Penggunaan Parkland Formula dengan cairan Ringer Laktat, serta pemantauan ketat terhadap kondisi pasien, menjadi kunci keberhasilan terapi cairan.

Sumber Referensi

  • Smeltzer, S.C., & Bare, B.G. (2018). Brunner & Suddarth’s Textbook of Medical-Surgical Nursing, 14th Edition.
  • American Burn Association. (2022). Burn Resuscitation Guidelines.
  • World Health Organization (WHO). (2018). Guidelines for Burn Management.
  • Ministry of Health Republic of Indonesia. (2021). Pedoman Penatalaksanaan Luka Bakar di Fasilitas Kesehatan.
  • Perry, A.G., Potter, P.A., & Ostendorf, W. (2021). Clinical Nursing Skills & Techniques, 10th Edition. Elsevier.

Program Value Jadi NAKES 2025

“APK Bimbel UKOM Mahasiswa Kesehatan 2025 Belajar & Berlatih Memakai Metode Cepat”

slider jadi nakes
Slider_JadiNAKES (1)
previous arrow
next arrow

📋 Cara Membeli dengan Mudah:

  1. Unduh Aplikasi JadiASN: Temukan aplikasi JadiASN di Play Store atau App Store, atau akses langsung melalui website.
  2. Masuk ke Akun Anda: Login ke akun JadiNAKES Anda melalui aplikasi atau situs web.
  3. Pilih Paket yang Cocok: Dalam menu “Beli”, pilih paket bimbingan yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Pastikan untuk melihat detail setiap paket.
  4. Gunakan Kode Promo: Masukkan kode “BIMBELNAKES” untuk mendapat diskon spesial sesuai poster promo
  5. Gunakan Kode Afiliasi: Jika Anda memiliki kode “RES128”, masukkan untuk diskon tambahan.
  6. Selesaikan Pembayaran: Pilih metode pembayaran dan selesaikan transaksi dengan aman.
  7. Aktivasi Cepat: Paket Anda akan aktif dalam waktu singkat setelah pembayaran berhasil.

Ayoo Download Aplikasi JadiAsn karena banyak sekali yang bisa kamu dapatkan agar kalian CEPAT TERLATIH dengan Soal soal NAKES 2025!!!

  • Dapatkan ribuan soal CPNS 2025 dengan pembahasan yang mudah dipahami, berupa video dan teks
  • Live Class Gratis (Berlajar Bareng lewat Zoom)
  • Materi-materi NAKES 2025
  • Ratusan Latsol NAKES 2025
  • Puluhan paket Simulasi NAKES 2025
  • dan masih banyak lagi yang lainnya

Subscribe To Our Newsletter

Get updates and learn from the best

More To Explore

Jenis Jenis Buta Warna
Uncategorized

Jenis Jenis Buta Warna pada Pasien Nakes Wajib Tahu!

.wp-block-paragraph { line-height: 1.5 !important; margin-bottom: 1em !important; } .wp-block-heading { line-height: 1.5 !important; margin-top: 1.5em !important; margin-bottom: 0.75em !important; } ul, ol { line-height:

Do You Want To Boost Your Business?

drop us a line and keep in touch