Rekam Medis Kerja Apa – pertanyaan ini sering muncul di kepala mahasiswa D3/D4 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, juga peserta UKOM/UJIKOM yang lagi pusing baca soal tentang rekam medis.
Di satu sisi, kamu ingin tahu sebenarnya “kerjaannya ngapain sih?” Di sisi lain, kamu butuh pemahaman teknis yang kuat supaya tidak kejebak opsi jawaban mirip-mirip di soal UKOM.
Di artikel ini, kita akan bedah tuntas: rekam medis itu apa, rekam medis kerja apa di fasilitas pelayanan kesehatan, seperti apa ruang lingkup profesi perekam medis, sampai bagaimana cara mengaitkannya dengan pola soal UKOM yang sering keluar untuk tenaga kesehatan, khususnya yang berkaitan dengan manajemen rekam medis dan informasi kesehatan.
Rekam Medis Itu Apa, dan Kenapa Penting di UKOM?

Sebelum menjawab rekam medis kerja apa, kamu wajib solid dulu di definisi. Rekam medis adalah berkas atau dokumen yang berisi catatan tentang identitas pasien, hasil pemeriksaan, diagnosis, pengobatan, tindakan, dan pelayanan kesehatan lain yang diberikan kepada pasien. Definisi ini konsisten di berbagai sumber akademik dan regulasi, termasuk Permenkes tentang rekam medis dan pekerjaan perekam medis.
Dalam konteks UKOM/UJIKOM, definisi ini bukan sekadar hafalan. Soal sering memelintir kata-kata, misalnya:
- “Dokumen yang berisi catatan administratif pasien saja” → ini jebakan, karena rekam medis bukan hanya administratif, tetapi juga klinis.
- “Catatan tentang tindakan medis yang dibuat oleh dokter saja” → salah, karena rekam medis adalah hasil kerja tim (dokter, perawat, bidan, perekam medis, dan tenaga kesehatan lain sesuai kewenangan).
Jadi, ketika kamu membaca soal yang mengarah ke “rekam medis kerja apa”, terjemahkan dulu: apakah yang ditanya adalah fungsi dokumennya, atau pekerjaan profesi perekam medis yang mengelola dokumen tersebut?
Kuncinya: rekam medis = dokumen klinis dan administratif pasien; perekam medis = profesi yang mengelola dokumen dan informasi kesehatan tersebut secara sistematis, baik berbasis kertas maupun komputer.
rekam medis kerja apa di Fasilitas Pelayanan Kesehatan?
Sekarang kita masuk ke inti: rekam medis kerja apa sebagai profesi. Dalam Permenkes No. 55 Tahun 2013 tentang Pekerjaan Perekam Medis, dijelaskan bahwa perekam medis adalah tenaga kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan rekam medis dan informasi kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan. Artinya, rekam medis kerja apa bisa kamu jawab dengan: mengelola seluruh siklus hidup data pasien, dari pasien datang sampai data disimpan atau dimusnahkan sesuai aturan.
Secara garis besar, rekam medis kerja apa mencakup beberapa kelompok aktivitas berikut.
1. Pendaftaran dan Identifikasi Pasien
Di pintu depan pelayanan, rekam medis kerja apa?
- Mengelola registrasi pasien baru dan lama.
- Memastikan identitas pasien unik (no. rekam medis tidak ganda).
- Menghindari “double record” yang bisa bikin salah obat, salah tindakan, atau salah klaim.
Dalam soal UKOM, ini sering muncul dalam bentuk kasus:
Seorang pasien datang ke IGD, petugas menemukan ada dua nomor rekam medis dengan nama dan tanggal lahir yang sama. Tindakan paling tepat petugas rekam medis adalah…
Jawaban yang benar biasanya mengarah ke: menggabungkan berkas dengan prosedur yang benar, memastikan identitas tunggal, dan mendokumentasikan penggabungan tersebut. Di sinilah pemahaman rekam medis kerja apa jadi krusial.
2. Pengisian, Evaluasi, dan Kelengkapan Berkas
Setelah pasien diperiksa, rekam medis kerja apa?
- Memastikan setiap episode pelayanan tercatat lengkap: anamnesis, pemeriksaan fisik, penunjang, diagnosis, terapi, tindakan, persetujuan tindakan, hingga ringkasan pulang.
- Mengecek kelengkapan berkas, misalnya di rumah sakit, rekam medis rawat inap harus dilengkapi paling lambat 48 jam setelah pasien pulang atau meninggal (sesuai pedoman yang banyak dipakai di fasilitas kesehatan).
Dalam praktik, perekam medis akan melakukan:
- Assembling: menyusun berkas sesuai urutan formulir standar.
- Analysis: menilai kelengkapan dan konsistensi isi.
- Tracking: mengingatkan dokter/perawat jika ada catatan yang belum lengkap.
Di soal UKOM, ini bisa muncul dalam bentuk:
Petugas rekam medis menemukan lembar persetujuan tindakan operasi tidak ditandatangani dokter operator. Tindakan yang paling tepat adalah…
Kamu harus memilih opsi yang mengarah ke: mengembalikan berkas ke dokter untuk dilengkapi, bukan memalsukan tanda tangan atau membiarkan kosong.
3. Klasifikasi dan Kodefikasi Penyakit (ICD)
Ini salah satu area paling high-yield untuk UKOM. rekam medis kerja apa di sini?
- Mengubah diagnosis tertulis dokter menjadi kode standar internasional (ICD-10/ICD-11 untuk penyakit, ICD-9-CM/ICD-10-PCS atau sistem lain untuk tindakan, tergantung kebijakan).
- Memastikan kode sesuai dengan terminologi medis dan aturan coding.
Contoh pola soal:
Diagnosis: “Gastritis akut erosif”. Kode ICD-10 yang paling tepat adalah…
Mengapa klasifikasi dan kodefikasi penyakit penting dalam manajemen rekam medis?
Jawaban yang benar biasanya mengarah ke: untuk keperluan statistik, klaim pembiayaan, perencanaan pelayanan, dan penelitian.
Di sinilah kamu perlu menguasai:
- Terminologi medis dasar.
- Aturan pemilihan kode utama (principal diagnosis).
- Perbedaan diagnosis utama vs diagnosis sekunder.
4. Pengindeksan, Penyimpanan, dan Pengamanan Berkas
Setelah berkas lengkap dan dikode, rekam medis kerja apa selanjutnya?
- Menentukan sistem penomoran (unit numbering, serial numbering, dsb.).
- Menyimpan berkas secara sistematis (misalnya, terminal digit filing).
- Menjaga kerahasiaan dan keamanan rekam medis.
Poin kerahasiaan ini sering keluar di UKOM:
- Siapa yang boleh mengakses rekam medis?
- Dalam kondisi apa rekam medis boleh dibuka untuk pihak ketiga?
Jawaban yang tepat: hanya tenaga kesehatan yang terlibat dalam perawatan, pihak yang berkepentingan secara hukum, atau pihak lain dengan persetujuan pasien, sesuai ketentuan peraturan perundangan. Perekam medis bertugas mengontrol akses ini.
5. Peminjaman, Retensi, dan Pemusnahan Rekam Medis
rekam medis kerja apa juga menyentuh siklus akhir dokumen:
- Mengatur peminjaman berkas ke poli/ruang rawat.
- Mencatat keluar-masuk berkas (tracer, log peminjaman).
- Menentukan berkas mana yang masih aktif, inaktif, atau siap dimusnahkan sesuai masa retensi yang diatur.
Dalam soal UKOM, sering muncul:
Berapa lama rekam medis harus disimpan?
Kamu perlu mengacu pada pedoman yang berlaku di Indonesia, di mana masa simpan berbeda-beda tergantung jenis pelayanan dan regulasi. Intinya, perekam medis tidak boleh sembarangan memusnahkan berkas tanpa mengikuti aturan retensi.
6. Pelaporan Statistik dan Audit Rekam Medis
Bagian ini sering disepelekan, padahal sangat strategis. rekam medis kerja apa di sini?
- Mengolah data dari rekam medis menjadi laporan statistik: angka kunjungan, BOR, ALOS, angka kematian, pola penyakit, dan sebagainya.
- Mendukung audit medis dan audit rekam medis untuk peningkatan mutu pelayanan.
Dalam UKOM, ini bisa muncul sebagai:
Fungsi utama data rekam medis dalam manajemen rumah sakit adalah…
Jawaban tepat: sebagai dasar perencanaan, evaluasi, pembiayaan, dan peningkatan mutu pelayanan kesehatan.
Di titik ini, kamu mungkin mulai sadar: rekam medis kerja apa bukan cuma “ngurus berkas”, tapi mengelola informasi yang jadi tulang punggung sistem kesehatan.
Baca Juga : Contoh Soal UKOM Rekam Medis dan Pembahasan Lengkap Sesuai Standar Nasional
Pendidikan, STR, dan Jalur Praktik Perekam Medis
Banyak pejuang UKOM bertanya: kalau lulus D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, rekam medis kerja apa dan butuh izin apa?
1. Pendidikan Formal
Program D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan dirancang untuk:
- Mengajarkan konsep dasar rekam medis dan informasi kesehatan.
- Melatih keterampilan teknis: registrasi, assembling, analisis, coding, filing, statistik kesehatan.
- Memperkuat pemahaman terminologi medis, anatomi-fisiologi dasar, dan sistem informasi kesehatan.
Kurikulum ini disusun supaya lulusannya siap mengisi posisi perekam medis di berbagai fasilitas:
- Rumah sakit.
- Puskesmas.
- Klinik.
- Laboratorium.
- Fasilitas kesehatan lain yang mengelola data pasien.
2. STR dan SIK Perekam Medis
Menurut Permenkes No. 55 Tahun 2013:
- Perekam medis wajib memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) sebagai bukti telah memenuhi standar kompetensi.
- Untuk praktik di fasilitas pelayanan kesehatan, perekam medis juga harus memiliki Surat Izin Kerja (SIK).
Ini sering muncul dalam bentuk soal regulasi:
Tenaga perekam medis yang akan bekerja di rumah sakit wajib memiliki…
Jawaban yang benar: STR dan SIK perekam medis, sesuai ketentuan peraturan perundangan.
Jadi, ketika kamu ditanya rekam medis kerja apa, jangan lupa bahwa aspek legal (STR/SIK) adalah bagian dari jawaban komprehensif, terutama di UKOM yang sering menguji ranah hukum dan etika.
Rekam Medis dalam Konteks Kesehatan Kerja
Ada satu lagi makna yang sering bikin bingung ketika orang mencari rekam medis kerja apa, yaitu rekam medis dalam konteks ketenagakerjaan atau kesehatan kerja (occupational health).
Di sini, rekam medis kerja apa bisa mengarah ke:
- Rekam medis pekerja yang berisi hasil pemeriksaan kesehatan pra-kerja, berkala, dan khusus.
- Catatan paparan risiko kerja (bahan kimia, kebisingan, ergonomi, dsb.).
- Dokumen yang digunakan untuk memantau hubungan antara pekerjaan dan kondisi kesehatan (misalnya penyakit akibat kerja).
Walaupun referensi yang kamu berikan lebih kuat di definisi rekam medis umum dan profesi perekam medis, secara praktik di lapangan:
- Dokter perusahaan, klinik K3, atau fasilitas kesehatan rujukan akan membuat dan menyimpan rekam medis pekerja.
- Perekam medis dapat terlibat dalam pengelolaan data kesehatan kerja ini, terutama di fasilitas besar atau rumah sakit yang punya layanan K3.
Dalam soal UKOM, ini bisa muncul sebagai:
Rekam medis pekerja digunakan terutama untuk…
Jawaban yang tepat: pemantauan kesehatan pekerja, penilaian risiko, dan pembuktian hubungan antara paparan kerja dan gangguan kesehatan.
Jadi, ketika kamu membaca frasa “rekam medis kerja apa” di bahan belajar atau diskusi, selalu cek konteks: apakah yang dimaksud adalah profesi perekam medis, atau rekam medis yang berhubungan dengan dunia kerja (occupational health).
Format, Isi, dan Standar Kualitas Rekam Medis
Untuk menaklukkan soal UKOM, kamu tidak cukup tahu rekam medis kerja apa secara umum. Kamu harus paham standar teknisnya.
1. Format Rekam Medis
Rekam medis bisa berbentuk:
- Rawat jalan: biasanya lebih ringkas, fokus pada keluhan, diagnosis, terapi, dan tindak lanjut.
- Rawat inap: lebih lengkap, termasuk catatan harian (progress notes), lembar observasi, lembar operasi, anestesi, persetujuan tindakan, dan ringkasan pulang.
- Gawat darurat: fokus pada kondisi awal, tindakan segera, dan keputusan rujuk/masuk rawat inap/pulang.
Ada juga model Problem-Oriented Medical Record (POMR) yang mengorganisasi rekam medis berdasarkan daftar masalah pasien. Ini sering disebut di pedoman rekam medis Puskesmas.
Soal UKOM bisa menanyakan:
Isi minimal rekam medis rawat inap meliputi…
Kamu harus bisa menyebutkan: identitas pasien, anamnesis, pemeriksaan fisik dan penunjang, diagnosis, rencana penatalaksanaan, pengobatan/tindakan, persetujuan tindakan, catatan observasi klinis, ringkasan pulang, serta nama dan tanda tangan pemberi pelayanan.
2. Standar Pencatatan
Standar kualitas pencatatan rekam medis meliputi:
- Segera: dicatat sesegera mungkin setelah tindakan.
- Lengkap: tidak ada bagian penting yang kosong.
- Jelas dan terbaca: menghindari salah tafsir.
- Dapat dikoreksi dengan benar: jika ada kesalahan, dicoret satu garis, data lama masih terbaca, diberi paraf dan tanggal koreksi.
Soal jebakan klasik:
Dokter salah menulis dosis obat di rekam medis, lalu menghapus dengan tipe-x dan menulis ulang. Bagaimana penilaian Anda?
Jawaban: tidak sesuai standar, karena koreksi harus dilakukan tanpa menghilangkan data lama.
3. Keamanan dan Kerahasiaan
Rekam medis adalah dokumen rahasia. Tenaga kesehatan wajib:
- Menjaga kerahasiaan isi rekam medis.
- Tidak membocorkan informasi pasien tanpa dasar hukum atau persetujuan pasien.
Soal UKOM sering menguji:
Siapa yang berhak meminta salinan rekam medis pasien?
Jawaban yang benar: pasien sendiri, atau pihak lain dengan persetujuan pasien, atau pihak yang berwenang menurut hukum.
Di sinilah peran perekam medis sebagai “gatekeeper” informasi sangat penting.
Rekam Medis Digital di Era Komputerisasi
Permenkes tentang pekerjaan perekam medis menyebut bahwa pelayanan rekam medis dapat berbasis kertas maupun terkomputerisasi. Artinya, rekam medis kerja apa di era sekarang tidak lagi sekadar mengelola map dan rak, tetapi juga:
- Mengoperasikan dan mengelola Sistem Informasi Kesehatan atau Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS).
- Memastikan integritas data di sistem elektronik.
- Membantu transisi dari rekam medis kertas ke rekam medis elektronik.
Dalam UKOM, ini bisa muncul sebagai:
Keuntungan utama rekam medis elektronik dibandingkan rekam medis kertas adalah…
Jawaban yang tepat biasanya mengarah ke: kemudahan akses, integrasi data, pengurangan duplikasi, dan peningkatan mutu data, dengan tetap menjaga keamanan dan kerahasiaan.
Cara Berpikir untuk Soal UKOM Rekam Medis

Sebagai pejuang UKOM, kamu tidak boleh hanya hafal definisi. Kamu perlu mengembangkan “clinical reasoning” versi manajemen rekam medis: bagaimana memilih jawaban paling tepat di antara opsi yang semuanya tampak benar.
Berikut pola pikir yang bisa kamu pakai saat menghadapi soal tentang rekam medis kerja apa:
Identifikasi ranah soal
Apakah soal menyentuh:- Definisi rekam medis?
- Tugas perekam medis?
- Aspek hukum/etik?
- Teknis coding?
- Manajemen berkas (filing, retensi, pemusnahan)?
Cari kata kunci tindakan
Misalnya: “tindakan paling tepat”, “prioritas utama”, “sesuai standar”, “sesuai regulasi”.
Eliminasi opsi yang melanggar prinsip dasar
- Melanggar kerahasiaan → langsung coret.
- Mengubah data tanpa jejak → coret.
- Mengabaikan kelengkapan rekam medis → coret.
Pilih opsi yang paling sesuai dengan SOP dan regulasi
Biasanya, jawaban benar adalah yang:- Mengutamakan keselamatan pasien.
- Menjaga integritas dan kerahasiaan data.
- Mengikuti prosedur resmi (misalnya, mengembalikan berkas untuk dilengkapi, bukan mengisi sendiri tanpa kewenangan).
Jika kamu ingin mengasah pola pikir ini dengan lebih terstruktur, mengikuti bimbingan belajar online khusus UKOM yang membedah soal-soal rekam medis dan manajemen informasi kesehatan bisa jadi “shortcut” yang sangat menghemat waktu belajar.
Contoh Soal Latihan Terkait “rekam medis kerja apa”
Untuk mengunci pemahaman, coba jawab beberapa contoh soal konsep (bukan kunci resmi, tapi pola yang sering muncul):
Seorang perekam medis menemukan bahwa rekam medis rawat inap pasien belum dilengkapi ringkasan pulang, padahal pasien sudah pulang 3 hari yang lalu. Tindakan paling tepat petugas adalah…
- A. Mengisi sendiri ringkasan pulang berdasarkan catatan perawatB. Mengabaikan karena pasien sudah pulangC. Mengembalikan berkas ke dokter penanggung jawab untuk dilengkapiD. Menyimpan berkas di rak inaktif
Fokus: rekam medis kerja apa dalam hal kelengkapan berkas dan kewenangan pengisian.
Fungsi utama klasifikasi dan kodefikasi penyakit dalam pengelolaan rekam medis adalah…
- A. Mempercepat proses pendaftaran pasienB. Menentukan jadwal dinas tenaga kesehatanC. Menyusun statistik morbiditas dan mortalitasD. Mengurangi jumlah berkas yang disimpan
Fokus: rekam medis kerja apa di ranah data dan statistik.
Petugas rekam medis ingin mengoreksi kesalahan penulisan tanggal lahir pasien di rekam medis kertas. Cara koreksi yang benar adalah…
- A. Menghapus dengan penghapus dan menulis ulangB. Menutup dengan tipe-x dan menulis tanggal baruC. Mencoret satu garis, menulis yang benar di atasnya, paraf dan beri tanggalD. Menyobek lembar tersebut dan mengganti dengan lembar baru
Fokus: standar pencatatan rekam medis.
Dengan rutin melatih diri pada pola-pola seperti ini, kamu akan lebih siap menghadapi variasi soal yang menguji pemahaman rekam medis kerja apa dari berbagai sudut.
Pada akhirnya, rekam medis kerja apa bukan lagi sekadar pertanyaan karier, tapi juga pintu masuk untuk memahami bagaimana sistem kesehatan berdiri di atas data yang rapi, aman, dan dapat dipertanggungjawabkan. Sebagai pejuang UKOM, menguasai topik ini berarti kamu bukan hanya siap menjawab soal, tetapi juga siap berkontribusi nyata di lapangan: memastikan setiap pasien “terlihat” secara data, setiap tindakan tercatat, dan setiap keputusan klinis punya jejak yang jelas.
Kalau kamu sudah membaca sejauh ini, itu tanda bahwa kamu serius. Pertahankan ritme belajar, latih terus pola pikir analitis saat mengerjakan soal, dan jangan ragu memperdalam materi rekam medis lewat modul, kelas live, atau tryout yang memang didesain khusus untuk UKOM tenaga kesehatan. Jas putih itu memang berat, tapi dengan fondasi ilmu yang kuat—termasuk di area rekam medis—kamu sedang mempersiapkan diri untuk memakainya dengan penuh percaya diri.
Sumber Referensi
- IIK.AC.ID – Apa Itu Rekam Medis? Ini Penjelasan Lengkapnya
- PUSKESMAS1AJIBARANG.BANYUMASKAB.GO.ID – Konsep Dasar Rekam Medis
- PELAYANAN.JAKARTA.GO.ID – PERATURAN MENTERI KESEHATAN NOMOR 55 TAHUN 2013 TENTANG PEKERJAAN PEREKAM MEDIS
- JURNAL.HTP.AC.ID – PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 269/MENKES/PER/III/2008 TENTANG REKAM MEDIS
- REPOSITORY.STIKES-YRSDS.AC.ID – BAB II TINJAUAN PUSTAKA
- EPRINTS.POLTEKKESJOGJA.AC.ID – Chapter 2
- REPOSITORY.UINSU.AC.ID – BAB_II
- POLISA.AC.ID – D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan
Program Value Jadi NAKES 2025
“APK Bimbel UKOM Mahasiswa Kesehatan 2025 Belajar & Berlatih Memakai Metode Cepat”



📋 Cara Membeli dengan Mudah:
- Unduh Aplikasi JadiASN: Temukan aplikasi JadiASN di Play Store atau App Store, atau akses langsung melalui website.
- Masuk ke Akun Anda: Login ke akun JadiNAKES Anda melalui aplikasi atau situs web.
- Pilih Paket yang Cocok: Dalam menu “Beli”, pilih paket bimbingan yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Pastikan untuk melihat detail setiap paket.
- Gunakan Kode Promo: Masukkan kode “BIMBELNAKES” untuk mendapat diskon spesial sesuai poster promo
- Gunakan Kode Afiliasi: Jika Anda memiliki kode “RES128”, masukkan untuk diskon tambahan.
- Selesaikan Pembayaran: Pilih metode pembayaran dan selesaikan transaksi dengan aman.
- Aktivasi Cepat: Paket Anda akan aktif dalam waktu singkat setelah pembayaran berhasil.
Ayoo Download Aplikasi JadiAsn karena banyak sekali yang bisa kamu dapatkan agar kalian CEPAT TERLATIH dengan Soal soal NAKES 2025!!!
- Dapatkan ribuan soal CPNS 2025 dengan pembahasan yang mudah dipahami, berupa video dan teks
- Live Class Gratis (Berlajar Bareng lewat Zoom)
- Materi-materi NAKES 2025
- Ratusan Latsol NAKES 2025
- Puluhan paket Simulasi NAKES 2025
- dan masih banyak lagi yang lainnya

