Contoh Soal UKOM Jabfung Perawat dan Pembahasannya Terbaru 2025

Soal UKOM Jabfung Perawat

Share This Post

Soal UKOM Jabfung Perawat – Ujian Kompetensi (UKOM) Jabatan Fungsional (Jabfung) Perawat merupakan salah satu syarat penting bagi tenaga keperawatan untuk naik jenjang jabatan dan memastikan kompetensi klinis yang sesuai standar nasional.

Artikel ini membahas secara lengkap tentang pengertian UKOM Jabfung Perawat, ruang lingkupnya, serta kumpulan contoh soal dan pembahasan terbaru 2025.

Apa Itu UKOM Jabfung Perawat?

Soal UKOM Jabfung Perawat

UKOM Jabfung Perawat (Uji Kompetensi Jabatan Fungsional Perawat) adalah ujian yang digunakan untuk mengukur kemampuan pengetahuan, keterampilan, dan sikap profesional seorang perawat.

Ujian ini diatur oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Komite Nasional Uji Kompetensi Tenaga Kesehatan (KNUK) sebagai bagian dari proses pengembangan karier perawat di Indonesia.

UKOM ini biasanya dilakukan secara Computer Based Test (CBT) dan digunakan sebagai syarat:

Baca Juga: Warna Gelang di Rumah Sakit dan Artinya Lengkap 2025

  • Kenaikan jabatan fungsional (misalnya dari Perawat Pelaksana ke Perawat Pelaksana Lanjutan).
  • Penilaian kinerja dan kelayakan profesi.
  • Standar kompetensi nasional bagi tenaga keperawatan.

Ruang Lingkup Materi UKOM Jabfung Perawat

Materi ujian mencakup berbagai aspek keperawatan, antara lain:

  1. Keperawatan Medikal Bedah
  2. Keperawatan Gawat Darurat dan Kritis
  3. Keperawatan Anak
  4. Keperawatan Maternitas
  5. Keperawatan Jiwa (Mental Health Nursing)
  6. Keperawatan Komunitas dan Keluarga
  7. Etika dan Hukum Keperawatan
  8. Manajemen Keperawatan dan Kepemimpinan

Contoh Soal UKOM Jabfung Perawat dan Pembahasan

Berikut kumpulan contoh soal UKOM Jabfung Perawat 2025 beserta pembahasannya:

1. Seorang pasien dirawat dengan diagnosa gagal jantung kongestif. Tanda vital menunjukkan TD 90/60 mmHg, Nadi 110x/menit, RR 28x/menit. Intervensi keperawatan yang paling tepat adalah…

A. Memberikan cairan intravena cepat
B. Menurunkan posisi kepala pasien
C. Meninggikan kepala tempat tidur (semi Fowler)
D. Memberikan latihan fisik ringan

Jawaban: C
Pembahasan: Posisi semi Fowler membantu memperbaiki ventilasi paru dan mengurangi beban kerja jantung pada pasien gagal jantung.

2. Seorang pasien dengan luka bakar derajat II di lengan mengalami nyeri hebat. Intervensi yang paling tepat adalah…

A. Kompres dingin secara langsung
B. Memberikan analgesik sesuai program
C. Menutup luka dengan kain kering
D. Mengoleskan minyak atau salep tradisional

Jawaban: B
Pembahasan: Penanganan utama luka bakar adalah mengontrol nyeri dengan analgesik sesuai resep dokter. Mengoleskan bahan lain dapat memperburuk luka.

3. Pasien dengan asma mengalami sesak napas. Perawat mendengar wheezing saat auskultasi. Tindakan pertama yang harus dilakukan adalah…

A. Memberikan posisi duduk nyaman dan tenang
B. Menyiapkan nebulizer dengan bronkodilator
C. Mengukur saturasi oksigen pasien
D. Memanggil dokter jaga

Jawaban: A
Pembahasan: Tindakan awal pada pasien asma adalah membantu pasien dalam posisi duduk nyaman agar memudahkan ventilasi sebelum intervensi medis dilakukan.

4. Seorang ibu nifas hari ke-2 mengeluh demam 38,5°C dan nyeri perut bagian bawah. Tindakan keperawatan yang sesuai adalah…

A. Memberikan kompres hangat
B. Melaporkan kepada dokter dan pantau tanda vital
C. Memberikan cairan banyak
D. Menyuruh pasien istirahat

Jawaban: B
Pembahasan: Gejala tersebut menunjukkan kemungkinan infeksi postpartum, perawat wajib segera melaporkan ke dokter dan melakukan pemantauan ketat.

5. Perawat menemukan pasien demensia keluar dari kamar menuju area parkir tanpa pengawasan. Tindakan prioritas perawat adalah…

A. Mengembalikan pasien ke kamar dan menegur pasien
B. Memasang gelang identitas tambahan
C. Mengembalikan pasien dengan aman dan melapor ke kepala ruangan
D. Memanggil keluarga untuk menjaga pasien

Jawaban: C
Pembahasan: Prioritas utama adalah keselamatan pasien. Setelah aman, perawat wajib melapor agar dilakukan evaluasi keamanan lingkungan.

6. Pasien dengan diagnosa diabetes mellitus memiliki luka di kaki yang sulit sembuh. Intervensi yang tepat adalah…

A. Menutup luka rapat agar tidak terkena udara
B. Merendam kaki dengan air hangat setiap hari
C. Menjaga luka tetap bersih dan kering
D. Memberikan salep antibiotik tanpa instruksi dokter

Jawaban: C
Pembahasan: Luka diabetik harus dijaga kebersihan dan kelembapannya untuk mencegah infeksi dan mempercepat penyembuhan.

7. Seorang anak usia 5 tahun dirawat karena demam berdarah. Nilai trombosit 85.000/mm³. Tindakan keperawatan utama adalah…

A. Memberikan cairan oral banyak
B. Memberikan antipiretik setiap 4 jam
C. Melakukan tindakan injeksi berulang untuk pemantauan
D. Menjaga integritas kulit dan memantau tanda perdarahan

Jawaban: D
Pembahasan: Pada trombosit rendah, pasien berisiko perdarahan. Perawat harus memantau tanda perdarahan dan melindungi kulit dari trauma.

8. Pasien lansia dengan hipertensi kronis sering lupa minum obat. Intervensi yang sesuai adalah…

A. Memberi hukuman agar pasien disiplin
B. Menyediakan alat pengingat minum obat (pill box)
C. Menjelaskan efek obat dengan istilah medis
D. Mengubah dosis obat sesuai keinginan pasien

Jawaban: B
Pembahasan: Penggunaan pill box membantu meningkatkan kepatuhan pasien dalam terapi jangka panjang.

Soal UKOM Jabfung Perawat

Tips Lulus UKOM Jabfung Perawat

  1. Pelajari Kisi-kisi Resmi Kemenkes dan KNUK.
  2. Gunakan Buku Uji Kompetensi Nasional Perawat (Edisi Terbaru).
  3. Rutin Latihan Soal UKOM berbasis CBT.
  4. Pahami konsep, jangan hanya menghafal.
  5. Berdoa dan istirahat cukup sebelum ujian.

Baca Juga: Rumus Kebutuhan Cairan 24 Jam Pertama : Panduan Lengkap untuk Tenaga Medis

UKOM Jabfung Perawat adalah ujian penting untuk mengukur kompetensi dan profesionalisme seorang perawat.

Dengan memahami materi dan sering berlatih soal-soal seperti di atas, peluang untuk lulus dengan nilai tinggi akan semakin besar.

Sumber Referensi

  • PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia). (2024). Panduan Profesionalisme dan Kenaikan Jabfung Perawat.
  • Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Pedoman Uji Kompetensi Jabatan Fungsional Perawat. Jakarta: Kemenkes RI.
  • Komite Nasional Uji Kompetensi Tenaga Kesehatan (KNUK). (2024). Blueprint Uji Kompetensi Perawat Indonesia.

Program Value Jadi NAKES 2025

“APK Bimbel UKOM Mahasiswa Kesehatan 2025 Belajar & Berlatih Memakai Metode Cepat”

slider jadi nakes
Slider_JadiNAKES (1)
previous arrow
next arrow

📋 Cara Membeli dengan Mudah:

  1. Unduh Aplikasi JadiASN: Temukan aplikasi JadiASN di Play Store atau App Store, atau akses langsung melalui website.
  2. Masuk ke Akun Anda: Login ke akun JadiNAKES Anda melalui aplikasi atau situs web.
  3. Pilih Paket yang Cocok: Dalam menu “Beli”, pilih paket bimbingan yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Pastikan untuk melihat detail setiap paket.
  4. Gunakan Kode Promo: Masukkan kode “BIMBELNAKES” untuk mendapat diskon spesial sesuai poster promo
  5. Gunakan Kode Afiliasi: Jika Anda memiliki kode “RES128”, masukkan untuk diskon tambahan.
  6. Selesaikan Pembayaran: Pilih metode pembayaran dan selesaikan transaksi dengan aman.
  7. Aktivasi Cepat: Paket Anda akan aktif dalam waktu singkat setelah pembayaran berhasil.

Ayoo Download Aplikasi JadiAsn karena banyak sekali yang bisa kamu dapatkan agar kalian CEPAT TERLATIH dengan Soal soal NAKES 2025!!!

  • Dapatkan ribuan soal CPNS 2025 dengan pembahasan yang mudah dipahami, berupa video dan teks
  • Live Class Gratis (Berlajar Bareng lewat Zoom)
  • Materi-materi NAKES 2025
  • Ratusan Latsol NAKES 2025
  • Puluhan paket Simulasi NAKES 2025
  • dan masih banyak lagi yang lainnya

Subscribe To Our Newsletter

Get updates and learn from the best

More To Explore

Jenis Jenis Buta Warna
Uncategorized

Jenis Jenis Buta Warna pada Pasien Nakes Wajib Tahu!

.wp-block-paragraph { line-height: 1.5 !important; margin-bottom: 1em !important; } .wp-block-heading { line-height: 1.5 !important; margin-top: 1.5em !important; margin-bottom: 0.75em !important; } ul, ol { line-height:

Do You Want To Boost Your Business?

drop us a line and keep in touch