Rumus Kebutuhan Cairan 8 Jam Pertama : Panduan Lengkap untuk Tenaga Medis

Share This Post

Rumus Kebutuhan Cairan 8 Jam Pertama – Kebutuhan cairan merupakan aspek penting dalam penanganan pasien, terutama pada kasus luka bakar, dehidrasi berat, atau syok hipovolemik.

Perhitungan kebutuhan cairan yang tepat sangat menentukan kestabilan kondisi pasien pada fase awal perawatan.

Salah satu rumus yang umum digunakan adalah rumus Parkland, yang berfokus pada penggantian kehilangan cairan selama 24 jam pertama, dengan pembagian khusus untuk 8 jam pertama.

Rumus Kebutuhan Cairan 8 Jam Pertama

Pengertian Rumus Kebutuhan Cairan

Rumus kebutuhan cairan digunakan untuk memperkirakan jumlah cairan yang harus diberikan kepada pasien dalam periode tertentu, terutama pada 24 jam pertama setelah kejadian (misalnya luka bakar).

Tujuannya adalah untuk mencegah syok hipovolemik dan mempertahankan perfusi jaringan agar proses penyembuhan dapat berjalan optimal.

Baca Juga: Jadwal Ukom Gelombang 3 Tahun 2025: Cek Tanggal dan Persiapannya di Sini!

Rumus Parkland Formula

Rumus Parkland merupakan rumus yang paling sering digunakan untuk menghitung kebutuhan cairan pada pasien luka bakar. Rumus ini dikembangkan oleh Dr. Baxter dan Dr. Shires di Parkland Memorial Hospital, Amerika Serikat.

Rumus Parkland: Kebutuhan Cairan (24 jam)=4 ml×Berat Badan (kg)×Persentase Luka Bakar (Kebutuhan\ Cairan\ (24\ jam) = 4\ ml \times Berat\ Badan\ (kg) \times Persentase\ Luka\ Bakar\ (%)Kebutuhan Cairan (24 jam)=4 ml×Berat Badan (kg)×Persentase Luka Bakar (

Pembagian Pemberian Cairan:

  • 8 jam pertama: ½ dari total cairan diberikan.
  • 16 jam berikutnya: ½ sisanya diberikan secara merata.

Contoh Perhitungan Rumus Cairan 8 Jam Pertama

Kasus:
Seorang pasien mengalami luka bakar sebesar 30% dari luas permukaan tubuh (TBSA) dengan berat badan 60 kg.

Langkah-langkah perhitungan:

  1. Gunakan rumus Parkland: 4×60×30=7200 ml4 \times 60 \times 30 = 7200\ ml4×60×30=7200 ml Jadi kebutuhan cairan total dalam 24 jam pertama adalah 7200 ml.
  2. Pembagian waktu pemberian:
    • 8 jam pertama: ½ × 7200 ml = 3600 ml
    • 16 jam berikutnya: ½ × 7200 ml = 3600 ml
  3. Pemberian per jam (8 jam pertama): 3600 ml/8 jam=450 ml/jam3600\ ml / 8\ jam = 450\ ml/jam3600 ml/8 jam=450 ml/jam Maka, cairan diberikan dengan kecepatan 450 ml/jam selama 8 jam pertama.

Jenis Cairan yang Digunakan

Cairan yang direkomendasikan untuk resusitasi awal adalah Ringer Laktat (RL) karena komposisinya mendekati cairan ekstraseluler tubuh dan membantu mengembalikan keseimbangan elektrolit.

Pada kasus tertentu, dapat dikombinasikan dengan NaCl 0,9% atau cairan koloid, tergantung kondisi pasien dan instruksi dokter.

Prinsip Penting dalam Pemberian Cairan

  1. Waktu mulai dihitung sejak terjadinya luka bakar, bukan dari saat pasien tiba di rumah sakit.
  2. Pantau urine output (target: 0,5–1 ml/kg/jam) untuk memastikan adekuasi cairan.
  3. Evaluasi tanda vital seperti tekanan darah, nadi, dan kesadaran secara berkala.
  4. Jangan berlebihan memberikan cairan, karena dapat menyebabkan komplikasi seperti edema paru.
  5. Gunakan alat infus dengan kontrol tetesan atau pompa infus agar laju cairan sesuai perhitungan.

Rumus Lain untuk Perbandingan

Rumus Kebutuhan Cairan 8 Jam Pertama

Selain Parkland, ada juga beberapa rumus lain yang digunakan tergantung protokol rumah sakit atau kondisi pasien:

  • Rumus Evans:
    1 ml RL + 1 ml koloid × % luka bakar × BB (kg)
  • Rumus Brooke:
    2 ml RL × % luka bakar × BB (kg)

Namun, Parkland Formula tetap menjadi standar utama di banyak fasilitas kesehatan karena kesederhanaan dan efektivitasnya.

Baca Juga: Soal UKOM Ners 2025 : Contoh, Kisi-Kisi, dan Pembahasan Terbaru

Rumus kebutuhan cairan 8 jam pertama sangat penting dalam manajemen awal pasien luka bakar. Penggunaan Rumus Parkland dengan pembagian cairan yang tepat membantu menjaga stabilitas hemodinamik dan mencegah komplikasi akibat kekurangan atau kelebihan cairan.

Tenaga medis perlu memahami prinsip dasar, cara perhitungan, dan pemantauan klinis agar terapi cairan berjalan optimal.

Sumber Referensi

  • WHO. Burn Management Protocols (2022).
  • American Burn Association. Burn Care Guidelines (2024).
  • Ministry of Health Indonesia. Pedoman Penatalaksanaan Luka Bakar (Kemenkes RI, 2023).
  • Baxter CR, Shires T. Physiological response to crystalloid resuscitation of severe burns. Ann Surg. 1968.

Program Value Jadi NAKES 2025

“APK Bimbel UKOM Mahasiswa Kesehatan 2025 Belajar & Berlatih Memakai Metode Cepat”

slider jadi nakes
Slider_JadiNAKES (1)
previous arrow
next arrow

📋 Cara Membeli dengan Mudah:

  1. Unduh Aplikasi JadiASN: Temukan aplikasi JadiASN di Play Store atau App Store, atau akses langsung melalui website.
  2. Masuk ke Akun Anda: Login ke akun JadiNAKES Anda melalui aplikasi atau situs web.
  3. Pilih Paket yang Cocok: Dalam menu “Beli”, pilih paket bimbingan yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Pastikan untuk melihat detail setiap paket.
  4. Gunakan Kode Promo: Masukkan kode “BIMBELNAKES” untuk mendapat diskon spesial sesuai poster promo
  5. Gunakan Kode Afiliasi: Jika Anda memiliki kode “RES128”, masukkan untuk diskon tambahan.
  6. Selesaikan Pembayaran: Pilih metode pembayaran dan selesaikan transaksi dengan aman.
  7. Aktivasi Cepat: Paket Anda akan aktif dalam waktu singkat setelah pembayaran berhasil.

Ayoo Download Aplikasi JadiAsn karena banyak sekali yang bisa kamu dapatkan agar kalian CEPAT TERLATIH dengan Soal soal NAKES 2025!!!

  • Dapatkan ribuan soal CPNS 2025 dengan pembahasan yang mudah dipahami, berupa video dan teks
  • Live Class Gratis (Berlajar Bareng lewat Zoom)
  • Materi-materi NAKES 2025
  • Ratusan Latsol NAKES 2025
  • Puluhan paket Simulasi NAKES 2025
  • dan masih banyak lagi yang lainnya

Subscribe To Our Newsletter

Get updates and learn from the best

More To Explore

Jenis Jenis Buta Warna
Uncategorized

Jenis Jenis Buta Warna pada Pasien Nakes Wajib Tahu!

.wp-block-paragraph { line-height: 1.5 !important; margin-bottom: 1em !important; } .wp-block-heading { line-height: 1.5 !important; margin-top: 1.5em !important; margin-bottom: 0.75em !important; } ul, ol { line-height:

Do You Want To Boost Your Business?

drop us a line and keep in touch